Mau buat Web? Silahkan Cek Nama Domain

Check Domain Name ?

 

Toko Online Amazon.com

amazon link

 

Iklan-iklan


Masukkan Code ini K1-C57482-4
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com

Polling

   

Translator
Motivator Indonesia
The Other Links
Page Rank


 

Locations of visitors to this page

 

Chat with Admin
Welcome
image

admin@bloggersemarang.com

0898-98-59-0-59

Tukeran Link Yuk!

Blogger Semarang!

Chat With Us




ShoutMix chat widget

Facebook
Sponsor

Kontes SEO indositehost.com

 

Jika Anda, Seorang :

Pelajar

Karyawan

Mahasiswa

Pengusaha

Investor

Ingin Penghasilan tambahan?

call : 08989859059

Silahkan Klik Disini

Pasang Iklan Disini

Paket IklanNew

Selamanya New

Hanya 220 Ribu,

Produk Anda Akan di Iklankan Selamanya

( Bonus URL pilihan Anda )

Tersebar  ke lebih dari

5000  Website, Full Trafic

 

Search Engine Friendly

BONUS WEBSITE

( bagi yang beriklan paket 1 tahun )

Kirim materi Iklan ke:

admin@bloggersemarang.com

SMS Konfirmasi :

08989859059


UNTUK MENDAPATKAN WEBSITE DENGAN HARGA MURAH Rp.350.000 dan mendapatkan BONUS JUTAAN/MINGGU,- ANDA BISA MENGHUBUNGI NOMER HP : 0898-98-59-059, atau CUKUP KLIK LINK DI BAWAH INI

Klik Disini

Peta Pariwisata Kota Semarang

Bagi Anda yang ingin berkunjung ke kota Semarang atau hanya sekedar ingin mengenal kota loenpia ini. Disini ada peta yang bisa menjadi panduan anda untuk jalan-jalan di Semarang. Silahkan donwload dengan cara mengklik gambar peta ini. Type file *rar.



Articles (2)

Keywords: uji statistik

independent sample t-test dengan SPSS

image

Pengujian hipotesis dengan menggunakan bantuan program komputer saat ini sangat diperlukan. jika kita menghadapi jumlah data yang banyak, maka pengujian dengan menggunakan perhitungan manual akan memakan waktu dan tenaga yang besar. Untuk itulah penggunaan program komputer akan sangat membantu. Program yang paling sering digunakan dalam melakukan analisis statistik termasuk pengujian hipotesis adalah statistical package for social sciences (SPSS).
Untuk melakukan pengujian beda rata-rata yang independen dengan menggunakan program SPSS dapat dilakukan dengan menggunakan langkah-langkah sebagai berikut:

Misalnya seorang guru tertarik untuk melihat perbedaan nilai mata pelajaran Fiqh antara dua kelas dengan menggunakan dua metode yang berbeda. Pada kelas A digunakan metode diskusi dan pada kelas B digunakan metode ceramah. Pada akhir materi sang guru memberikan tes kepada kedua kelas tersebut.

Dalam kesempatan ini kita akan menguji
hipotesis nol (H0): tidak ada perbedaan antara metode diskusi dan metode ceramah dengan menggunakan SPSS.

Untuk melakukan pengujian beda rata-rata yang saling dependen dengan menggunakan program SPSS dapat dilakukan dengan menggunakan langkah-langkah sebagai berikut:
Masukkan nilai-nilai yang diperoleh siswa ke dalam program SPSS sebagai berikut:




Setelah itu klik pada ANALYZE > COMPARE MEANS > INDEPENDENT SAMPLE T TEST pada menu sehingga kota dialog Independent Sample T Test terbuka.



Masukkan variable nilai pada kotak Test Variable(s) dan variable metode pada kotak Grouping Variabel. Setelah itu klik DEFINE VARIABLE sehingga kota Define Variable terbuka


Masukkan angka 1 pada Group 1: dan angka 2 pada Group 2 setelah itu klik CONTINUE sehingga kita kembali ke kotak Independent-Samples T Test.



Setelah itu klik Options dan masukkan 95 pada kotak Confidence Interval. Nilai 95 bermakna tingkat kepercayaan yang akan kita uji adalah 95%. Setelah itu klik CONTINUE dan kita kembali ke kotak kotak Independent-Samples T Test. Setelah itu klik OK sehingga SPSS menampilkan outputnya.



Dari hasil output SPSS terlihat bahwa ada dua hasil perhitungan yaitu Groups Statistics dan Independent Sample T Test.

Pada Group Statistics dipaparkan hasil perhitungan SPSS tentang jumlah data, nilai rata-rata, standar deviasi dan standar error rata-rata. Dari hasil terlihat bahwa rata-rata nilai pada metode diskusi adalah 51,44 dengan standar deviasi 10,382 sedangkan pada metode ceramah adalah 68,88 dengan standar deviasi 12,299.



Tabel Independent Sample T Test pertama memaparkan uji apakah kedua kelompok memiliki varian yang sama. Karena nilai Sig (0,608) > α (0,05), maka dapat disimpulkan bahwa kedua kelompok memiliki varian yang sama.



Berdasarkan hasil perhitungan SPSS di atas terlihat bahwa thitung = -3,170 dengan dk = 15 sehingga H0 ditolak. Disamping menggunakan perbandingan nilai t, output SPSS juga memberikan perbandingan Sig (2-tailed). Karena Sig (2-tailed) <>


source: http://statistikpendidikanii.blogspot.com

Tue, 20 Jul 2010 @11:19

Uji Paired T Test Dengan SPSS

image

Dalam statistik pendidikan, satu masalah yang penting adalah apakah proses pembelajaran telah memberikan tambahan pengetahuan kepada siswa. hal ini sangat penting karena terkait dengan keberhasilan kerja seorang guru. jika setelah mengikuti proses belajar mengajar, siswa-siswa tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda adanya peningkatan pemahaman, berarti ada yang salah dengan proses pembelajarannya.
Nah, untuk membuktikan apakah proses pembelajaran telah memberikan tambahan kemampuan kepada para siswa, kita akan berhadapan dengan pengujian beda-rata-rata. dalam SPSS, untuk menguji apakah ada perbedaan kemampuan siswa-siswa sebelum dan setelah mengikuti proses pembelajaran dikenal dengan uji Paired Sample T-Test .

Untuk melakukan pengujian hipotesis beda dua rata-rata yang saling berhubungan digunakan Paired Sample T Test. Proses pengujian dengan menggunakan program SPSS adalah sebagai berikut:

Masukkan data yang dimiliki ke dalam program SPSS sebagai berikut:



Setelah itu klik ANALYZE > COMPARE MEANS > PAIRED SAMPLE T TEST sehingga kota dialog Paired Sample T Test muncul:



Setelah kotak dialog muncul, masukkan variable sebelum dan sesudah secara berurutan ke dalam kotak Paired Variabels



Setelah itu klik OK hingga output SPSS menampilkan hasil sebagai berikut:

Tabel Paired Samples Statistics menunjukkan bahwa sekor yang diperoleh siswa mengalami kenaikan dari 63,00 menjadi 67,71. Sedangkan korelasi antara kemampuan siswa sebelum dan sesudah mengikuti les sebesar 0,906 sehingga ada hubungan yang signifikan kemampuan siswa sebelum dan sesudah mengikuti les.


Output selanjutnya adalah paired sample test dimana dipaparkan hasil analisis SPSS terhadap perbedaan rata-rata.

Pada tabel di atas terlihat bahwa mean sebesar -4,714 dengan standar deviasi sebesar 5,648. Nilai thitung sebesar -2,208. Sedangkan nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,069 > 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 diterima sehingga dapat dikatakan bahwa tidak ada perbedaan nilai siswa sebelum ataupun sesudah mengikuti les.


sumber: http://statistikpendidikanii.blogspot.com

Tue, 20 Jul 2010 @11:01

Copyright © 2018 admin [bloggersemarang.com] · All Rights Reserved